Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Berita

Lagu-Lagu Jupe Banyak Yang Di Blacklist Di Jawa Tengah

Lagu-Lagu Jupe Banyak Yang Di Blacklist Di Jawa Tengah

MediaDangdut.Com –  Selain melalui musik, lirik dari lagu juga menjadi roh seorang penyanyi dalam menyampaikan pesan. Banyak juga lagu yang mempunyai lirik yang negatif. Ada banyak lagu yang liriknya terlalu vulgar dan tidak pantas untuk diperdengarkan secara luas. Oleh karena itu Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melakukan tindakan yang sangat tegas dengan lirik-lirik lagu yang cukup vulgar tersebut.

KPID Jawa Tengah membuat larangan dan membatasi puluhan lagu untuk diputar di wilayah Provinsi Jawa Tengah atau hanya bisa diputar pada jam dewasa, yaitu pada jam 22.00 hingga jam 03.00 WIB. Karya musik dengan lirik yang negatif tersebut dianggap membawa sebuah pesan yang buruk seperti seks bebas, perselingkuhan hingga pelecehan gender.

Total ada delapan lagu yang dilarang untuk diputar di daerah Jawa Tengah. Dan ada 44 hits yang dibatasi jadwal pemutarannya di radio dan televisi Jawa Tengah. Ada arti-artis yang cukup terkenal yang masuk blacklist , seperti Ageng Kiwi dengan lagu Maaf Kamu Hamil Duluan, Jamrud (Surti Tejo) hingga Julia Perez lewat hits Jupe Paling Suka 69.

Baca juga berita lainnya tentang lagu-lagu dangdut :

Asep Cuwantoro yang merupakan salah satu komisioner KPID Jawa Tengah mengatakan bila 58 lagu tersebut secara garis besar memiliki makna sara, sadis dan seram. Maka oleh sebab itu karya-karya tersebut telah melanggar  Penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) yang diterbitkan KPI.

“Karena di Jawa Tengah marak sekali lagu seperti itu. Utamanya lagu dangdut panggung yang kemudian disiarkan melalui radio yang cenderung berbau porno atau setidaknya memiliki konotasi ke arah sana, maka dari itu KPID lalu memutuskan ada daftar lagu yang dilarang dan dibatasi,” ujar Asep.

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah yang dibantu tim yang terdiri dari empat orang dari beberapa unsur sudah membentuk sebuah tim pemantau yang akan mengawasi radio dan televisi di Jawa tengah.

(AW)

Berita Terbaru

To Top