Dewan Kesehatan Lingkungan Nigeria (EHCON) telah meluncurkan teknologi pengujian emisi kendaraan, yang bertujuan untuk menghilangkan satu juta ton emisi karbon dari jalan raya dan meningkatkan kelaikan udara.

EHCON bekerja sama dengan 3DATX Afrika telah memulai tahap percontohan proyek dekarbonisasi di Mbape, Abuja.

Berbicara pada dialog media, Panitera EHCON, Dr Yakubu Baba, menyatakan bahwa proyek dekarbonisasi akan meningkatkan kesehatan manusia dan mengurangi emisi karbon dari lingkungan.

“Teknologi ini, Sistem Pengukuran Emisi Portabel Terintegrasi (IPEMS), yang pertama kali digunakan di seluruh Afrika, dirancang untuk mengendalikan emisi dengan menghubungkan teknologi dan perangkat lunak 3DATX ke kendaraan sambil memantau prosesnya melalui komputer.

Pemerintah federal diharapkan dapat mengumpulkan miliaran naira pendapatan internal (IGR), sekaligus menyelamatkan ribuan nyawa yang meninggal setiap tahunnya akibat kematian terkait emisi.

Ini menyediakan pengukuran gas dan nanopartikel menggunakan sistem kartrid khusus, jelas Dr. Baba. Ini dirancang dengan tiga port kartrid sensor yang memberikan kesempatan untuk menyesuaikan setiap unit dengan kebutuhan pengujian spesifik Anda.

Ia menyatakan inti dari teknologi pengujian kendaraan adalah untuk mencapai tujuan emisi nol bersih guna memitigasi dampak perubahan iklim

Teknologi ini akan diterapkan sepenuhnya di negara tersebut oleh 3DATX Afrika melalui pengaturan kemitraan publik-swasta (PPP) bekerja sama dengan EHCON, Badan Penegakan Peraturan dan Standar Lingkungan Nasional (NESREA) dan Dewan Perubahan Iklim Nasional (NCCC).

Baba mencatat bahwa sekitar 100 kendaraan diuji secara gratis selama tahap uji coba, dan dia juga mengungkapkan kebahagiaannya bahwa Nigeria akan menjadi negara pertama yang mendapat manfaat dari proyek ini di benua Afrika.

“Keunggulan dari teknologi ini adalah setelah mengidentifikasi masalahnya, perusahaan dan dewan akan menemukan solusi untuk menjadikan semua kendaraan bebas emisi, sehingga memungkinkan Nigeria mencapai tujuan global untuk mengurangi emisi hingga nol,” tambah Baba.

Dia mencatat bahwa Dewan telah mencatat tonggak sejarah dalam sejarah kesehatan lingkungan melalui teknologi, dan menekankan bahwa Nigeria akan mendapatkan keuntungan dari insentif yang ada dalam kerangka PBB.

Panitera mengatakan EHCON telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan di empat bidang seperti penelitian dan pengembangan, peningkatan kapasitas dan advokasi.

Ia menjelaskan melalui peningkatan kapasitas, lebih dari 40.000 praktisi kesehatan lingkungan di seluruh negeri akan dilatih tentang cara menggunakan teknologi.

Baba menginformasikan bahwa seruan tersebut akan memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat Nigeria untuk memastikan kelayakan kendaraan mereka selama penilaian dan inspeksi.

Sebagai tanggapan, Managing Director 3DATX African Limited, Matthew Suleiman menyatakan optimisme bahwa Nigeria akan meraup pendapatan miliaran dolar dari proyek tersebut.

Ia mencontohkan, di akhir proyek, biaya pengujian kendaraan apa pun akan dikonfirmasi oleh semua pihak terkait dan sektor swasta, mengingat teknologi tersebut dapat diandalkan dalam mengukur emisi karbon.

Suleiman mencontohkan, setiap kendaraan bisa diuji setahun sekali, baik yang menggunakan bahan bakar bensin maupun bensin, kecuali mobil listrik bebas emisi.

Sumber