Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Berita

Jika Irwan Ingin Konser Di Pamekasan, Harus Memenuhi Syarat Ini

Foto Irwan D'Academy

Media Dangdut Indonesia – Pemda Pamekasan, Jawa Timur akhirnya mengeluarkan izin untuk acara konser penyanyi dangdut Irwan. Irwan adalah penyanyi dangdut jebolan D’Academy yang rencananya akan menggelar konser di Lapangan Sedangdang, Minggu (24/4). Namun jika diizinkan, knser Irwan harus memenuhi syaratnya dari ketentuan Perda setempat tentang Hiburan.

Listidjanto Joko Trisula yang merupakan Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengatakan salah satu syarat kepada panitia konser Irwan adalah penonton pria dan wanita harus dipisah dan penyanyinya harus memakai pakaian yang sopan.

Alhmdulillah sampai juga di pamekasan

A video posted by Irwan Krisdiyanto (OFFICIAL) (@da2_irwan_sumenep) on

“Intinya, kegiatan konser itu harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yakni Perda Hiburan,” ujar Joko.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan atas keputusan Pemkab yang memberikan izin untuk konser Irwan setelah pemkab mengadakan rapat serap informasi dengan sejumlah pihak. Antara lain panitia penyelenggara dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Pemkab Pamekasan.

Dimana rencananya konser dangdut Irwan akan diadakan di Lapangan Sedangdang, Pamekasan, sempat ditolak ulama yang tergabung dalam Aliansi Ulama Madura (Auma). Alasan penolakan konser Irwan ini, karena dinilai tidak sesuai dengan misi Kabupaten Pamekasan sebagai kabupaten yang menetapkan syariat Islam melalui Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam).

Selain itu, ada lagi kelompok organisasi lain yang menolak konser Irwan di Pamekasan dan mendesak Pemkab Pamekasan tidak mengeluarkan izin konser ialah Forum Kiai Muda Madura (FKM).

Penolakan konser di Pamekasan oleh para ulama ini, bukan yang pertama kalinya. Ternyata konser dangdut Ridho Rhoma juga pernah ditolak oleh ulama Pamekasan dengan alasan berpotensi menyebarkan kemaksiatan.

Berita Terbaru

To Top