Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Berita

Tentang Pelarangan Lagu Dangdut, Ini Kata Bos Nagaswara

Tentang Pelarangan Lagu Dangdut, Ini Kata Bos Nagaswara

Media Dangdut Indonesia – Rahayu Kertawiguna yang merupakan CEO Nagaswara sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat tentang pelarangan lagu dangdut  yang dianggap vulgar untuk disiarkan di Jawa Barat dan dibatasi penyiarannya.

Akan tetapi tetang hal ini, CEO Nagaswara juga sangat menyayangkan atas pelarangan lagu dangdut karena ini merupakan salah satu kendala penyanyi dangdut untuk selalu berkarya.

Rahayu Kertawiguna

Rahayu Kertawiguna

“Jujur saja, sebagai pencipta lagu ‘Satu Jam Saja’, saya sangat sedih. Tapi, sebagai CEO Naga Swara saya turut mendukung keputusan KPID, mungkin itu yang terbaik untuk KPID,” kata Rahayu.

Baca juga berita tentang musik dangdut lainnya :

“Cuma saya sayangkan aja kenapa KPID melarang lagu ‘Satu Jam Saja’ dan ada 12 lagu dangdut lainnya harus dilarang. Apa alasannya sampai menjadi larangan para pedangdut untuk berkarya,” ujar Rahayu.

CEO Nagaswara juga merasa sangat dirugikan atas pelarangan beberapa lagu dangdut secara moril. Walaupun begitu, hal ini dia kembalikan lagi atas kebijakan KPID Jabar itu sendiri, karena sudah menjadi keputusan KPID Jawa Barat .

Diberitakan sebelumnya, KPID Jabar sudah menerbitkan Surat Edaran yang isinya tentang pelarangan atas 13 lagu dangdut untuk disiarkan di televisi dan radio lokal Jawa Barat. Dan ada 11 lagu dangdut lainnya hanya boleh disiarkan pada malam hari, mulai pukul 22.00-05.00 WIB.

Alasan atas keputusan dari KPID Jabar karena , lirik-lirik lagu tersebut dianggap terlalu vulgar namun KPID Jabar  tidak ada tujuan untuk membatasi kebebasan berekspresi.

Berita Terbaru

To Top