Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Berita

Banyak Penyanyi Dangdut Melakukan Endorse Produk Kosmetik Ilegal di Instagram

Endorse Produk Kosmetik Ilegal di Instagram #3

Media Dangdut Indonesia – Polisi berhasil membongkar penjualan produk kosmetik ilegal yang beredar di masyarakat, Produk kosmetik ilegal ini diduga turut dipromosikan beberapa artis dangdut di akun Instagramnya.

Bebrapa artis dangdut diduga menjadi endorse produk kosmetik ilegal yang beromzet Rp300 juta per bulan. Kasus ini berhasil diungkap oleh Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan di Mapolda Jatim, di Surabaya, mengatakan bahwa setidaknya ada enam artis yang ikut mempromosikan produk komestik ilegal ini, yakni VV, NR, MP, NK, DJB dan DK yang menjadi endorse produk kosmetik ilegal itu.

“Sebagian dari artis yang menjadi endorse ini adalah artis dangdut. Artis-artis ini tidak tahu kalau produk yang mereka endorse itu ilegal,” ungkap Yusep.

Endorse Produk Kosmetik Ilegal di Instagram

Endorse Produk Kosmetik Ilegal di Instagram

Dalam kasus produk komestik ilegal ini, Polda Jatim berhasil menangkap seorang tersangka yang berinisial KIL. Yusep menjelaskan, tersangka KIL memproduksi kosmetik dengan merek “DSC” (Derma Skin Care) Beauty. Kosmetik tersebut diproduksi di rumahnya di Kediri dengan merek yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam membuat produk komestik ilegal ini, tersangka memakai bahan untuk campuran dari sejumlah merek terkenal pada produk kosmetik ilegal yang sudah dia jalankan selama dua tahun itu. Merek terkenal itu antara lain, Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Vivo Lotion, Vasseline, Sriti dan lain-lain.

Produk-produk tersebut kemudian dikemas ulang ke dalam tempat kosong dengan merek DSC Beauty. Sedangkan untuk memasarkan produk komestik tersebut, tersangka mempromosikan melalui media sosial seperti Instagram.

Endorse Produk Kosmetik Ilegal di Instagram #2

Endorse Produk Kosmetik Ilegal di Instagram #2

“Artis-artis yang menjadi endorse, memposting produk ini [DSC Beauty] di Instagram,” ujar Yusep.

Tersangka KIL menjual produknya dengan harga mulai dari Rp350.000 hingga sampai Rp500.000 per paketnya. Dalam sebulan, tersangka mampu menjual sebanyak 750 paket dengan wilayah penjualan mulai dari Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan dan Makassar.

Dalam kasus produk komestik ilegal ini, tersangka dijerat Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Baca Berita Lainnya  Siapakah Pria Dambaan Hati Cita Citata?

Trending

To Top